Ninjakabut.com, Suasana tenang kawasan kampus Universitas Andalas mendadak mencekam pada Kamis siang (28/5/2026). Warga sekitar lokasi melaporkan sebuah Tragedi di Hutan Biologi Unand setelah menemukan seorang pria dalam kondisi tidak bernyawa. Pria tersebut ditemukan tergantung di batang pohon karet pada area perkebunan biologi yang terletak di Jalan Kampus Unand. Penemuan ini segera menarik perhatian banyak pihak serta memicu kerumunan warga yang penasaran dengan identitas korban di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut setelah menerima laporan dari warga setempat. Korban berinisial M (25) bekerja sebagai petugas kebersihan di Fakultas Kedokteran Unand. Pihak kepolisian kemudian mengevakuasi jasad korban menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Barat untuk proses identifikasi lebih mendalam oleh tim medis melalui berita kriminal terkini.
Detail Kejadian Tragedi di Hutan Biologi Unand
Kronologi penemuan jasad berawal saat pihak keluarga merasa curiga dengan komunikasi terakhir melalui sambungan telepon. Korban sempat menghubungi kakak kandungnya yang berada di Kota Medan sekitar pukul 12.00 WIB siang tadi. Setelah menerima telepon, pihak keluarga segera meminta bantuan kerabat di kawasan Sungai Lareh untuk mencari keberadaan korban di sekitar kampus.
Warga setempat kemudian menyusuri area hutan setelah menemukan sepeda motor milik korban terparkir di pinggir jalan. Kecurigaan warga terbukti benar saat mereka menemukan korban dalam kondisi mengenaskan di bawah pohon karet besar. Peristiwa ini menjadi penemuan jasad pria yang paling mengejutkan bagi civitas akademika Universitas Andalas sepanjang tahun ini. Para saksi mata segera melapor ke petugas keamanan kampus untuk proses penanganan lebih lanjut oleh aparat berwenang.
LINK VIDEO :
1. https://aceimg.com/L6Mflzry2.mp4
2. https://aceimg.com/u4PVSdxJ4.mp4
Tindakan Kepolisian di Lokasi Kejadian
Tim identifikasi dari Polresta Padang segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari bukti tambahan. Petugas memasang garis polisi di sekitar area pohon karet agar warga tidak mendekati lokasi penemuan jasad. Selain itu, mereka mengamankan barang pribadi milik korban berupa unit sepeda motor Honda Beat hitam beserta perlengkapan lainnya.
Kepolisian memintai keterangan dari beberapa saksi mata untuk memastikan kronologi waktu serta motif di balik tindakan nekat korban. Proses ini berlangsung cukup lama hingga akhirnya tim membawa jenazah keluar dari area hutan biologi. Warga yang berada di sekitar lokasi tampak terkejut dengan kabar duka yang menimpa salah seorang pekerja di lingkungan kampus Unand Padang tersebut.
Imbauan Keamanan dari Pihak Berwenang
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, meminta masyarakat lebih peduli dengan kondisi psikologis orang di sekitar mereka. Ia menekankan pentingnya komunikasi rutin antar anggota keluarga agar masalah berat tidak berakhir dengan cara yang tragis. Dukungan lingkungan sosial sangat berperan besar dalam mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang bagi siapa saja.
Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna memastikan penyebab utama kematian korban di area perkebunan. Mereka berharap masyarakat tidak menyebarkan foto atau video korban demi menghormati pihak keluarga yang tengah berduka mendalam. Informasi lebih lanjut terkait hasil penyelidikan akan kepolisian sampaikan melalui update berita Padang terbaru bagi masyarakat luas.
Sumber : Creepy.id
Baca Juga :