Ninjakabut.com, Penemuan Jasad Pria yang menggemparkan warga Desa Pasirhuni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, kini memasuki babak baru. Pihak kepolisian akhirnya mengungkap jati diri korban yang meninggal dunia pada Kamis (4/6/2026) pagi. Sebelumnya, warga menemukan tubuh korban di bawah Jembatan Binuang tanpa membawa dokumen kependudukan apa pun.
Korban berinisial AF, seorang pria berusia 23 tahun. Berdasarkan data kependudukan, AF merupakan warga Kampung Sukasetia, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Temuan ini menjawab tanda tanya besar yang sempat muncul di tengah masyarakat lokal terkait sosok pria berbaju serba putih tersebut.
LINK VIDEO :
- https://aceimg.com/bBmBlX3z1.mp4
- https://aceimg.com/a4wGErXvL.mp4
- https://aceimg.com/YjfYjb57e.mp4
- https://aceimg.com/w3kWSu5nV.mp4
Proses Identifikasi Forensik Terkait Penemuan Jasad Pria di Lokasi
Tim Inafis Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat segera setelah evakuasi jenazah selesai. Petugas membawa tubuh AF ke kamar jenazah RSUD dr. Soekardjo, Kota Tasikmalaya, untuk menjalani pemeriksaan medis. Mengingat tidak adanya dompet atau kartu pengenal, tim ahli forensik memilih jalur pemeriksaan ilmiah.
Metode identifikasi sidik jari forensik menjadi senjata utama tim untuk menelusuri data kependudukan korban. Hasil pencocokan digital tersebut membuahkan hasil akurat dalam waktu singkat. Kepastian ini sekaligus mengakhiri masa pencarian identitas yang menjadi fokus penyelidikan aparat di lapangan.
“Hasil pemeriksaan sidik jari mengungkap identitas korban,” ujar pihak kepolisian saat mengonfirmasi perkembangan hasil penyelidikan di rumah sakit.
Pihak penyidik menggunakan data tersebut untuk melengkapi administrasi resmi terkait laporan penemuan jenazah.
Koordinasi Lanjutan Antara Aparat dan Keluarga Korban
Setelah mengantongi identitas AF, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan keluarga korban. Pihak keluarga mendatangi RSUD dr. Soekardjo untuk melakukan verifikasi fisik secara langsung. Pertemuan di rumah sakit tersebut melengkapi semua berkas administrasi yang dibutuhkan oleh penyidik.
Keterangan dari keluarga menjadi bahan penyelidikan tambahan bagi kepolisian. Informasi mengenai keseharian korban membantu aparat dalam menyusun rangkaian fakta sebelum peristiwa terjadi. Kehadiran keluarga juga memberikan kepastian status korban yang dicari oleh kerabatnya sejak hari Kamis.
“Keterangan dari keluarga menjadi bagian penting dalam membantu aparat memperoleh informasi tambahan mengenai latar belakang korban,” jelas laporan tersebut.
Segala keterangan saksi serta barang bukti di lokasi kini masuk dalam catatan resmi penyidikan.
Kelanjutan Penyelidikan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota
Meskipun identitas AF sudah terkonfirmasi, polres tasikmalaya kota tetap melanjutkan proses pendalaman kasus. Petugas terus bekerja guna mengungkap detail faktor penyebab di balik peristiwa tersebut. Semua temuan di lokasi, termasuk barang yang berada di sekitar jembatan, menjadi petunjuk penting bagi tim penyidik.
Polisi memastikan setiap langkah penyelidikan berjalan sesuai prosedur hukum. Fokus utama tetap pada pengumpulan fakta komprehensif agar penanganan kasus berjalan transparan. Pihak kepolisian berkomitmen memberikan kepastian hukum kepada keluarga korban.
Sementara itu, warga sekitar area persawahan Ciawi terus memberikan keterangan kepada aparat jika menjadi kebutuhan. Keterlibatan saksi mata di sekitar warga desa pasirhuni ciawi sangat membantu kelancaran pengumpulan informasi di lapangan. Tim penyidik akan memberikan pernyataan lebih lanjut setelah seluruh rangkaian penyelidikan mencapai tahap final.
Seluruh fakta baru mengenai kasus ini akan segera dirilis oleh otoritas terkait setelah penyidikan tuntas. Untuk mengetahui perkembangan kasus jembatan binuang tasikmalaya lainnya, Anda dapat terus memantau pembaruan berita terbaru melalui situs kami.
Setelah Pembahasan Berita Tersebut, Jika anda tertarik untuk membaca artikel lain nya seperti olahraga bulu tangkis bisa kunjungi Deculonline.
Baca Juga :