Ipda Indar Tangani Kecelakaan Poros Palopo Makassar yang Tewaskan Dua Warga Belopa

Ipda Indar Tangani Kecelakaan Poros Palopo Makassar yang Tewaskan Dua Warga Belopa

Ninjakabut.com, Insiden lalu lintas maut merenggut korban jiwa di jalur Trans Sulawesi pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 00.15 WITA. Peristiwa tragis ini melibatkan tabrakan beruntun tiga kendaraan di Lingkungan Harapan, Kelurahan Padang Subur, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu. Rangkaian peristiwa Kecelakaan Poros Palopo Makassar tersebut mengakibatkan dua warga Belopa meninggal dunia di tempat kejadian dan puskesmas.

Kanit Laka Satlantas Polres Luwu Ipda Indar turun langsung mengonfirmasi rincian insiden tabrakan maut tersebut. Pihak kepolisian mencatat tabrakan melibatkan sepeda motor Honda CRF tanpa pelat nomor, motor Yamaha MX King DP 4546 EB, serta truk tangki Hino B 9786 BPU. Satu orang korban luka kini menerima perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat.

Kronologi Benturan Sepeda Motor di Depan Puskesmas Padangsappa

Peristiwa bermula saat pemuda berinisial RF (27) mengendarai motor Honda CRF melaju kencang dari arah selatan menuju utara. Pengendara tersebut berupaya menyalip kendaraan lain ketika melintas di sekitar area depan Puskesmas Padangsappa. Manuver berisiko tersebut membuat posisi sepeda motor melenceng ke sisi kanan hingga melewati batas jalur.

Pergerakan motor trail tersebut seketika masuk ke jalur dari arah yang berlawanan. Pada saat bersamaan, pengendara sepeda motor Yamaha MX King berinisial AG (37) melaju dari arah utara bersama sang adik, SF (26). Jarak yang terlampau dekat membuat kedua pengendara gagal menghindar sehingga benturan keras langsung terjadi.

Kedua pengemudi motor jatuh terpental ke atas permukaan aspal setelah benturan keras terjadi di tengah jalan raya. Korban AG dan SF berusaha menyelamatkan diri dari badan jalan sebelum bahaya lain datang mendekat. Namun, laju kendaraan berat dari arah belakang motor Yamaha melaju terlalu cepat sehingga menabrak tubuh kedua korban.

LINK VIDEO : 

Dampak Fatal Korban Jiwa dalam Kecelakaan Poros Palopo Makassar

Truk tangki Hino yang datang dari arah utara gagal mengerem tepat waktu sebelum menghantam tubuh AG dan SF. Pengemudi truk tangki berinisial BVK (22) tidak mampu menghentikan laju kendaraan berat yang ia kemudikan. Tabrakan kedua tersebut menimbulkan luka fatal seketika bagi kedua korban yang tergeletak di jalan.

Korban AG mengalami luka sangat parah pada bagian kepala dan wajah setelah benturan keras berlangsung. Kondisi cedera berat tersebut membuat AG mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian perkara. Petugas medis yang memeriksa jenazah korban menemukan cedera kepala parah serta luka robek di area wajah.

Sementara itu, korban SF menderita luka robek serius pada area paha kanan akibat hantaman roda truk tangki. Warga dan petugas segera membawa SF menuju Puskesmas Ponrang guna memperoleh pertolongan medis darurat. Namun, tim medis gagal menyelamatkan nyawa korban hingga akhirnya SF meninggal dunia di fasilitas kesehatan tersebut.

Pengendara motor CRF berinisial RF menderita luka hematom di pipi kanan serta luka robek pada lutut. Petugas medis segera melarikan RF menuju RSUD Batara Guru Belopa agar memperoleh perawatan medis di rumah sakit. Pengendara motor trail tersebut kini menjalani pemulihan kesehatan secara intensif di bawah pengawasan dokter.

Langkah Penyelidikan Satlantas Polres Luwu Terhadap Pengemudi Truk

Pengemudi truk tangki Hino berinisial BVK tercatat merupakan warga asal Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur. Sopir muda tersebut selamat tanpa mengalami luka sedikit pun usai insiden tabrakan maut berlangsung. Aparat kepolisian langsung membawa sopir truk menuju markas kepolisian demi menjalani pemeriksaan intensif.

Personel Satlantas Polres Luwu segera menggelar olah tempat kejadian perkara di lokasi insiden. Pihak kepolisian berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan seluruh penyebab tabrakan beruntun tersebut. Petugas kepolisian menelusuri data kepemilikan truk tangki Hino yang berkaitan dengan PT Bintang Terang 89.

Pihak kepolisian mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat melintas pada malam hari. Pengendara wajib memperhitungkan jarak pandang dan ruang aman sebelum memutuskan mendahului kendaraan lain. Kewaspadaan saat berkendara menjadi kunci utama demi mencegah terulangnya insiden maut serupa di jalur poros Sulawesi Selatan.

Baca Juga :

Pos dibuat 104

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas