Tragedi Mencekam Kebakaran Bar Thailand Renggut Puluhan Nyawa Pengunjung Saat Pesta

Tragedi Mencekam Kebakaran Bar Thailand Renggut Puluhan Nyawa Pengunjung Saat Pesta

Ninjakabut.com, Kebakaran Bar Thailand merenggut nyawa puluhan orang saat pertunjukan musik membahana. Tragedi mematikan ini menimpa restoran Rong Beer Na Lat Phrao pada Minggu (12/7/2026) malam. Awalnya, insiden mengerikan ini berpusat pada sebuah kawasan ramai dekat stasiun kereta wilayah Bangkok. Selain itu, tempat hiburan ini juga berdiri berdampingan dengan dua pusat perbelanjaan besar. Ratusan orang sedang berkumpul mengisi waktu luang akhir pekan mereka.

Akibatnya, jumlah korban jiwa terus bertambah hingga mencapai 30 orang. Musibah memilukan ini kini mencetak rekor sebagai salah satu insiden paling mematikan bagi negara itu. Bahkan, catatan hitam ini menempati posisi puncak daftar bencana serupa dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan. Sementara itu, aparat penegak hukum masih bekerja keras mengurai benang kusut pemicu petaka ini.

Kepanikan Pengunjung Mencari Jalan Keluar Menyelamatkan Diri

Api berkobar hebat saat ratusan pengunjung menikmati lantunan musik secara langsung. Jilatan api yang membesar secara tiba-tiba langsung memicu kepanikan massal. Oleh karena itu, para tamu berhamburan berlari mencari jalan keluar demi menyelamatkan diri. Sejumlah saksi mata mengaku mendengar suara ledakan keras sesaat sebelum kobaran api menyelimuti seluruh ruangan.

Selanjutnya, asap tebal dengan cepat memenuhi bangunan satu lantai itu. Saksi melihat beberapa pengunjung berlari keluar sambil mengenakan pakaian yang menyala. Situasi kacau balau mewarnai proses evakuasi mandiri para korban. Mereka berupaya menjauh dari pusat titik api. Sayangnya, banyak orang saling berdesakan mendobrak pintu demi menghirup udara segar. Pemandangan mengerikan ini membekas kuat bagi warga yang selamat.

LINK VIDEO :

Asap Tebal Perparah Dampak Kebakaran Bar Thailand Minggu Malam

Petugas mencatat 27 orang meninggal dunia pada lokasi kejadian pada Senin (13/7) dini hari. Satu pengunjung lain tewas akibat menderita luka bakar parah. Kemudian, laporan anyar dari Kantor Distrik Chatuchak pada Selasa (14/7/2026) mencatat lonjakan jumlah korban tewas musibah Bangkok. Tiga pasien kritis menghembuskan napas penghabisan saat menjalani perawatan medis secara intensif.

Selain memicu kematian massal, insiden ini melukai 75 orang lainnya. Hingga saat ini, 24 orang berstatus kritis dan masih berjuang bertahan hidup pada sejumlah rumah sakit. Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, menilai sebagian besar korban meninggal dunia akibat menghirup asap beracun. Gas pekat ini memenuhi ruangan ketika musibah melanda. Kondisi ini membuat para tamu kesulitan bernapas saat meraba jalan keluar.

Di sisi lain, suasana duka menyelimuti Rumah Sakit Umum Kepolisian Bangkok pada Selasa pagi. Keluarga korban berdatangan mengurus jenazah anggota keluarga masing-masing. Namun, pihak berwenang belum berhasil mengidentifikasi tiga jenazah. Beberapa warga juga masih mencari kerabat yang hilang kontak sejak malam kejadian. Tangis pilu mewarnai lorong fasilitas kesehatan itu.

Polisi Usut Kemungkinan Pelanggaran Aturan Keselamatan Bangunan

Penyelidik menyoroti dugaan korsleting listrik pada unit pendingin udara area langit-langit sebagai pemicu api. Oleh sebab itu, aparat penegak hukum terus menelusuri penyebab insiden kebakaran tragis guna memastikan akar masalah musibah ini. Polisi menyelidiki masalah akses pintu keluar yang menghambat langkah pengunjung saat melarikan diri. Mereka juga meneliti penggunaan material dekorasi panggung dan peredam suara yang gampang menyulut api.

Material ini berpotensi mempercepat perambatan api ke seluruh penjuru ruangan. Padahal, tempat hiburan ini sudah melewati pemeriksaan kelayakan secara resmi pada April 2026 silam. Merespons tragedi ini, Pemerintah Bangkok berjanji memperketat pengawasan operasional kelab malam. Gubernur Chadchart menyatakan bahwa pihaknya telah membentuk komite investigasi pencari fakta.

Lebih lanjut, pejabat nomor satu wilayah itu berencana mengevaluasi aturan standar keselamatan bangunan pada masa mendatang. Ia berniat menentukan pedoman baru yang wajib berlaku. Pemimpin kota itu juga menjanjikan peningkatan frekuensi pemeriksaan mendadak bagi seluruh pelaku usaha. Sebagai penutup, kepolisian sudah mengumpulkan keterangan dari 34 orang saksi mata. Tim investigasi mencari bukti kelalaian guna menetapkan pihak yang wajib memikul tanggung jawab hukum.

Baca Juga :

Pos dibuat 70

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas